Analisis kelebihan dan kelemahan
Pop up sebagai media pembelajaran bagi anak Sekolah Dasar
·
Pengertian
buku Pop-up
Buku
adalah kumpulan kertas atau bahan lainnya yang dijilid menjadi satu pada salah
satu ujungnya dan berisi tulisan atau gambar. Setiap sisi dari sebuah lembaran
kertas pada buku disebut sebuah halaman. Buku, sebuah media penyambung ilmu
yang efektif bagi pembacanya, banyak sekali manfaat yang terkandung jika
membaca buku, selain menambah pengetahuan juga memberikan kesenangan tersendiri
(Lina, 8 April 2012).
Pop-up
berasal dari bahasa inggris yang berarti
“muncul keluar” sedangkan buku Pop-up dapat diartikan sebagai buku yang
berisi catatan atau kertas bergambar tiga dimensi yang mengandung unsur
interaktif pada saat dibuka seolah-olah ada sebuah benda yang muncul dari dalam
buku (Robet,15 Agustus2012). Buku Pop-up dapat memberikan visualisasi
cerita yang lebih menarik. Mulai dari gambar yang terlihat memiliki tampilan
tiga dimensi dan kinetik, gambar yang dapat bergerak ketika halamannya dibuka
atau bagiannya digeser dapat bergerak sehingga dapat membentuk seperti benda
aslinya bahkan ada buku Pop-up yang dapat mengeluarkan bunyi. Hal-hal
seperti ini membuat ceritanya lebih menyenangkan dan menarik untuk dinikmati.
Hal lain yang membuat buku Pop-up menarik dan berbeda dari buku cerita
ilustrasi biasa adalah pembaca seperti menjadi bagian dari hal yang menakjubkan
itu karena mereka memiliki andil ketika membuka halaman buku tersebut (Sabuda,
15Agustus 2012).
Buku
Pop-up adalah buku yang dibuat dengan seni, kerajinan tiga dimensi dan
kinetik yaitu kumpulan potong-potongan objek pada buku tersebut kadang diikuti
dengan gerakan dari elemen gambar seperti pintu terbuka yang dapat digerakkan
dengan cara membuka atau menarik halaman. Buku Pop-up adalah buku yang
memiliki bagian yang dapat bergerak atau gerak kinetik dan berunsur tiga
dimensi. Buku Pop-up memberikan visualisasi cerita yang lebih menarik
karena tampilan gambar yang terlihat lebih memiliki dimensi, kadang juga
terdapat gambar yang dapat bergerak ketika halamannya dibuka atau bagiannya
digeser sehingga bagian tersebut dapat berubah posisi (Sabuda, 15 Agustus
2012).
Dari
berbagai penjelasan mengenai pengertian buku Pop-up dapat penulis
simpulkan bahwa, buku Pop-up adalah buku dengan gaya yang memberikan
hiburan melalui gambar ilustrasinya, yang bisa berubah, bergerak ataupun timbul
pada halaman kertasnya. Tampilan buku Pop-up sangat menarik karena
mempunyai unsur tiga dimensi dan gerak kinetik. Kumpulan potongan-potongan
objek pada buku tersebut kadang diikuti gerakan dari elemen gambar dengan cara
membuka atau menarik halaman, sehingga dapat terbentuk sesuai dengan benda
aslinya serta bertujuan untuk memberikan tampilan visual lebih menarik pada
sebuah cerita. Contoh Pop up disekolah dasar misalnya pop up tentang
keanekaragaman agama dan budaya di Indonesia

Dengan
pop UP KEBERAGAMAN AGAMA dan SUKU DI INDONESIA ini, siswa menjadi lebih paham mengenai
materi yang dijelaskan. Karena, guru menyediakan alat peraga yang menarik. Gambar-gambar
yang dibuat dalam media ini merupakan gambar yang sebetulnya. Misalnya, gambar
masjiddibuat seperti gambar masjid adanya.
Kelebihan,
kelemahan, dan saran media pop up:
·
Kelebihan
1. Ilustrasi
dalam cerita bergambar terlihat lebih menarik dan jelas.
2. Memberikan
kejutan-kejutan dalam setiap halamannya.
3. Meningkatkan
daya imajinasi anak.memahami isi dari buku tersebut
4. Membantu
anak memahami dan mengerti materi pembelajaran yang disampaikan guru.
·
Kelemahan
1. Harga
yang cukup mahal.
2. Proses
pembuatan rumit.
3. Modal
biaya besar.
4. Memakan
waktu lebih lama.
·
Saran
Guru sebaiknya membuat media
pembelajaran dengan pop-up harus sesuai dengan materi yang ia sampaikan. Selain
itu, guru harus kreatif dalam membuat tema pop up yang mampu menarik dan
memancing perhatian siswa untuk memahami materi yang di berikan.


Keren membantu tugas saya
BalasHapusTerimakasih
sangat menarik dan menambah media ajar yang variatif dan berkreasi.
BalasHapus